Kisah Hidup Joey Jordison Mantan Slipknot, Pernah Jadi Drummer Metal Terbaik Dunia 2013

Isu kepergian Joey Jordison menjadi berita kesedihan buat penggemar musik metal dunia. Joey Jordison diinformasikan meninggal di umur 46 tahun.

Isu kepergian Joey diberi tahu keluarga selang sehari kepergian Joey pada 27 Juli 2021. Nathan Jonas Jordison alias Joey Jordison ialah drummer hebat yang diketahui melalui keahliannya dalam alat pukul itu.

Lahir pada 26 April 1975 di Des Moines, Lowa, Amerika Serikat, Joey dikenal telah miliki atensi dalam bermusik sedari kecil. Di mana ayah dan ibunya lebih banyak mendengarkan ia akan radio dari pada menonton layar kaca. Sempat mencoba bermain gitar, di umur 8 tahun alhasil ia menerima satu set drum dari ayah dan ibunya sebagai hadiah ulang tahun.

Sampai pada dikala ia tumbuh remaja, kecuali bermusik, Joey bahkan unggul di bidang akademik. Sampai kemauannya kian bulat dan mantap, ia bahkan terus menekuni dunia musik. Dikenal Joey bahkan pernah berprofesi di salah satu warung musik ialah Musicland.

Pada 1995, Joey mulai menyusun sebuah band musik cadas yang permulaan mula diberikan nama Meld. Band hal yang demikian beranggotakan Shawn Crahan, Paul Gray dan Jordison. Tidak lama, Jordison mengusulkan untuk merubah nama band hal yang demikian menjadi Slipknot yang diambil dari nyanyian mereka. Kongkritnya, dengan merubah nama hal yang demikian membawa kemujuran baru untuk mereka dengan lebih banyak diketahui orang dari pelbagai penjuru dunia.

Kecuali itu, terkhusus Jordison sendiri, ia juga pernah didapuk sebagai drummer metal terbaik sedunia oleh Loudwire pada 2013. Tak cuma itu, ia juga pernah mendapatkan penghargaan The Golden God Award dari Metal Hammer Golden Gods Awards pada 2016.

Tapi sayang, ia bahkan hengkang dari grup yang ia besarkan bertahun-tahun lamanya, dengan banyak kontroversi bermunculan mengenai alasan ia keluar dari Slipknot.

Dengan Jordison, Slipknot juga mendapatkan empat top 10 di Mainstream Rock Airplay, diurutkan oleh No. 2 dengan “Snuff” pada Maret 2010. Tapi, sesudah kematian Gray pada 24 Mei 2010, dan hengkangnya Joey Jordison, Alessandro Venturella dan Jay Weinberg dimasukkan sebagai pemain substitusi.

Pada permulaan 2019, Christopher Michael Fehn dipecat dan digantikan oleh perkusi yang belum dikenal identitasnya. Sekarang, Slipknot diisi oleh Sidney George Wilson (turntables), Jay Weinberg (drum), Alessandro Venturella (bass), James Donald Root (gitar), Craig Jones (keyboards), Michael Shawn Crahan (perkusi), Mick Thomson (gitar) dan Corey Taylor (vokal). Pada tahun 2006, Slipknot pernah menerima Grammy Awards untuk golongan Best Metal Performance untuk nyanyian “Before I Forget”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.