Siapa Saja Pemain Piano Indonesia Yang Hebat?

 “Anda menulis untuk menjadi abadi, atau karena piano kebetulan terbuka, atau Anda telah menatap sepasang mata yang indah.” – Robert Schumann

Piano ialah salah satu alat musik paling populer untuk dipelajari para musisi, dan sepertinya trennya tak pernah surut. Senantiasa ada piano dalam jangkauan. Sepanjang sejarah musik, piano memainkan peran yang sungguh-sungguh penting dan banyak pianis dapat menjadi figur yang bagus bagi generasi muda.

Bagus pianis tenar internasional (Brahms, Rachmaninoff, Robert Schumann, Schubert, dsb.) dan pianis Indonesia sudah memainkan peran mereka dalam menghasilkan lanskap musik yang penuh dengan karya-karya tenar.

Lupakan komposer tenar seperti Mozart, Chopin, Bach, Franz Liszt, Beethoven, Tchaikovsky, dan Prokofiev, dalam tulisan ini kita akan berdiskusi perihal sebagian pianis Indonesia terhebat!

Lanjutkan les piano Anda dan masuklah ke dalam daftar ini suatu hari nanti.

Dwiki Dharmawan
Dwiki Dharmawan sudah mengukir namanya sampai ajang internasional. Kariernya kian menjulang bersama grup band Krakatau yang dibentuknya bersama Pra Budi Dharma, Donny Suhendra, dan Budhy Haryono.

Dia dan band Krakatau sudah meraih prestasi di bidang musik seperti Yamaha Light Music Contest 1958 di Tokyo, Jepang sebagai The Best Keyboard Player, Asia Song Festival 2000 di Philipina sebagai Grand Prize Winner, dan sebagainya.

Pada tahun 1990-an, dia menetapkan untuk menggali musiknya lebih dalam lagi dengan memasukkan musik tradisional Indonesia ke banyak karyanya. Lantas namanya menjulang kian tinggi.

Grup band Krakatau juga kian diketahui dan malah mengadakan tur musik ke beragam negara di dunia.

Teguh Sukaryo
Teguh Sukaryo ialah pianis kelahiran Purwokerto, Jawa Tengah. Sebelum mendapat gelar S-1 di bidang Piano Performance di Newcastle Conservatorium of Music, Australia, dia mengawali karier musiknya dengan bermain piano di Royal Musik Purwokerto.

Padahal namanya belm setenar pianis-pianis lainnya, tapi dia sudah memenangkan beragam penghargaan seperti “Top Prize” di Armidale Open Piano Competition, New South Wales, Australia (1997), Chamber Music Scholarship and award (Sewanee Summer Music Festival, Amerika Serikat-2000), Beethoven Prize (Grieg International Competition for Pianists – Oslo, Norwegia, 2005), dan sebagainya.

Bubby Chen
Pada tahun 1960-an, Bubby Chen menjadi nama pianis tenar yang paling banyak didiskusikan dan disebut-ucap sebagai The Best Pianist of Asia oleh Willis Conover, seorang kritikus Jazz ketika masih berusia 22 tahun.

Dia kian aktif di industri musik dengan ‘Chen Trio’ dan bergabung dengan ‘Jack Lesmana Quartet’. Sebagian musisi Indonesia seperti Kekal Soesman, Hendra Wijaya, Vera Soeng, dan Widya Kristanti pernah bersekolah padanya.

Tak cuma itu, dia juga pernah mendapat penghargaan Life Achievement Award atas jasanya menyajikan musik Indonesia ke dunia internasional via jazz.

Legenda industri musik Bubby Chen mengembuskan nafas terakhirnya pada tahun 2012.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.